Fruliandona

Paskah Pertama Kami

Jakarta, 26 April 2019

Iseng selfie ketika ibadah

PASKAH….. Paskah mempunyai arti sendiri bagi kehidupan saya, yaitu menyongsong kehidupan baru setelah mengalami “kematian” akan kehidupan yang lama. Pagi hari ini tanggal 19 April 2019 menjadi Paskah pertama kami sebagai suami istri. 2 bulan menikah bukan hal yang mudah untuk saya dan dia menjalani kehidupan rumah tangga. Ada saja kerikil2 kecil yang datang mengusik kedamaian kami, tapi dgn komunikasi yg baik semua bs terlewati.

Komunikasi memang menjadi hal sakral dalam kehidupan suami istri seperti kami, yg notabenenya sebelum menikah, kami tidak terlalu lama saling mengenal. Saya tidak banyak tau tentang dia, dan dia pun begitu. Tapi yang namanya jodoh, who knows. It always be a miracle from God. Dan seperti yg kita ketahui, Tuhan tidak pernah salah dalam mempersatukan dua orang, karena sampai saat ini, dia masih jadi yang terbaik yg saya inginkan, yg Tuhan berikan kepada saya. Setiap hari saya bersyukur untuk itu.

Paskah pertama kami berencana untuk mudik ke Sumedang, berkumpul bersama orangtua dan adik2 saya. Bahkan sebelum berangkat, kami harus menjalani drama perdebatan dulu. Berdebat mengenai hal-hal kecil memang, tapi terkadang bisa menguras pikiran jika apa yg dia inginkan tidak sejalan dgn apa yg saya pikirkan. Disinilah butuh kedewasaan salah satu dari kami untuk mengalah dan, kembali lagi, komunikasi menjadi kunci utama utk membuat semuanya menjadi baik2 saja. Ingat perempuan selalu benar, jika dia salah, kembali ke pasal 1. Not fair maybe, tapi sepertinya sudah menjadi rules harga mati utk para lelaki. Congrats ! Hehehehe

Saya pribadi tidak pernah merasa terbebani dgn kata “mengalah”, karena di satu sisi, saya cukup paham dgn pekerjaan istri saya yang mengharuskan dia sering lembur pulang mlm. I know she need holiday. Waktu belum mengijinkan utk kami bisa liburan berdua. We still busy. Someday, I’ll make her the happiest woman in the world. Haaaaa ! 😀

So, demikian sedikit berbagi pengalaman saya ttg kehidupan setelah menikah. Kehidupan yang baru ini akan kami jalani bukan utk setahun dua tahun tapi untuk selamanya. SELAMANYA. Kata yang terasa berat, tapi kami percaya jika Tuhan ikut campur tangan di dalamnya, maka hanya akan selalu ada damai, cinta dan kasih. Selalu akan ada kerikil2 yg mengusik, it always be, tapi Tuhan akan membuat kami semakin dewasa dan tahan uji. Saya selalu mengatakan istri adalah tiang doa utk suami. Dan saya percaya istriku tercinta akan membawa berkat buat keluarga ini dgn doa2 yang tulus yang mengalir dari hatinya.

SELAMAT PASKAH !!!

Please follow and like us:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
WhatsApp chat